garis lurus yang kaku adalah batas. begitupula kurva. dan dari langit jatuh cinta rintik-rintik, berhembus kasih sepoi-sepoi. dan dari langit jatuh batas, jatuh kurva. karet tebal yang elastis, dan kokoh. karet keras yang ditarik sejauh timurpun tetap akan memelantingkanku kembali ke barat. ke dalam pelukan erat ujung batasku, gadis senjaku yang hangat.
*terimakasih untuk menjadi batas saya yang elastis. tetap ada di sekitar, dan selalu:
jadilah pagar yang menumbuhkan tanaman. karena di lingkupmu yang hijau, saya selalu merasa aman, dan nyaman.
0507.1511. ditulis sepihak oleh si btok setelah si annel berujar ia tidak ingin menjadi batas si btok.
(margahayu)

prikitiwwwwwwww...ahhhhhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaa...
ReplyDeletewoi jangan lari lo...